Diskusi UBUD WRITERS AND READER FESTIVAL



Hari itu, saya beserta Widi dan Sitti duduk melingkar bersama tante Niluh, tante Bonita, dan orang orang hebat lainya yang juga ikut serta dalam sesi diskusi UBUD WRITERS AND READER FESTIVAL hari minggu, tgl 29 oktober 2017 kemarin. Kita sempat berbagi pengalaman dan cerita tentang dunia yang di tekuni oleh pribadi masing masing. Diantara semua yang hadir, mungkin saya dan kedua kawan saya adalah yang paling muda disitu. Saya menengok ke arah Abah sambil senyum senyum tak jelas karena merasa takut dan agak minder. Tapi seperti yang Abah sering bilang pada saya, saya bisa menjadi hebat ketika menjadi diri saya sendiri. Ini hanya masalah kekuatan sugesti saja saya fikir. Satu persatu pertanyaan dari mc dan audience dapat saya jawab dengan jelas dan lancar. Hingga saya sampai di bagian "Presentasi Karya" pun masih lancar lancar saja. Kecuali mungkin kesulitan mengajak audience berkomunikasi. Karena sedari awal mereka hanya melongo menatap saya. Entah karena terpukau atau karena bingung (Bagaimana anak sekecil saya, dari kampung, bisa bicara dengan lancar dan percaya diri di depan orang orang kelas berat seperti sekarang). Saya di bantu oleh widi sempat menayangkan beberap slide yang berisi foto foto sejarah VoB. Ada beberapa foto yang membuat audience tertawa. Seperti foto saya saat naik pohon, dan foto VoB saat masih terdiri dari 15 orang. Ya mungkin mereka merasa bahwa ini benar benar diluar dugaan, sama seperti yang saya rasakan pada saat berdiri di depan mereka dan menjelaskan tentang foto foto di slide presentasi serta musik yang saya tekuni bersama Abah dan kawan kawan VoB. Siapa sangka, anak anak "Caludih" yang ada di foto foto itu kini bisa bergabung di acara bergengsi sekelas UWRF yang berskala Internasional. Ada rasa bahagia, ada rasa haru juga disana. Saya berfikir, coba saja disana  ada ibu saya. Pasti dia sangat bangga. Bisa melihat anaknya bisa berdiri tanpa harus "membungkuk-bungkuk". Membangun kebanggaan diri sebagai indonesia. Sebagai remaja yang berbeda dan merdeka. Semoga saya masih bisa berbagi cerita lagi di tahun depan.


#vob


EmoticonEmoticon